Danar Seorang yang Senang dan Giat dalam Belajar ❤ Terutama di Dunia Pendidikan ❤ Yang Mempunyai Hobi Membaca dan Suka Berbagi ❤.

Sejarah Akuntansi

2 min read

Istilah akuntansi mungkin sudah sangat familiar di telinga sebagian orang, termasuk Anda. Akuntansi merupakan suatu alat yang digunakan untuk menyampaikan informasi keuangan kepada pihak yang berkepentingan.

Meski memahami pengertian akuntansi secara garis besarnya, apakah Anda juga tahu tentang sejarah akuntansi secara lebih detail?

Selama ini banyak yang menganggap bahwa akuntansi merupakan istilah bahasa dalam dunia bisnis.

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai sejarah dari akuntansi, baik dalam lingkup dunia maupun sejarah perkembangannya di Indonesia, Anda bisa menyimak ulasan berikut ini.

Sejarah Akuntansi Dunia

Sejarah-Akuntansi-Dunia

Menurut pendapat para ahli ekonomi, sejarah perkembangan akuntansi sudah ada sejak zaman dahulu ketika manusia mulai mengenal transaksi menggunakan uang sebagai alat pembayaran yang sah.

Sejarah akuntansi dunia terbagi menjadi 3 periode yaitu sebagai berikut ini.

1. Periode I (Tahun 4000 SM – 1300 M)

Pada periode ini, akuntansi hanya berupa record keeping atau catatan yang berkaitan dengan semua transaksi jual beli dalam bentuk yang masih sangat sederhana.

2. Periode II (Tahun 1300 – 1850 M)

Pada periode kedua ini, akuntansi mengalami banyak perbaikan dan penyempurnaan dari sistem pada periode sebelumnya. Jika pada periode pertama hanya berupa record keeping yang sederhana, maka pada periode kedua mulai diperkenalkan double entry book keeping.

3. Periode III (Tahun 1850 M – Sekarang)

Di periode ketiga ini banyak terjadi penyempurnaan dan perkembangan pemikiran akuntansi yang tidak hanya sebatas debit dan kredit, namun mencakup kehidupan masyarakat juga.

Kemunculan akuntansi dimulai tahun 1494 saat seorang penulis bernama Lucas Pacioli menerbitkan buku berjudul “Summa de Aritmatica, Geometrica Proportioni et Propotionalita”.

Salah satu bab yang terdapat di dalam buku ini membahas mengenai sistem pembukuan continental (sistem berpasangan).

Sistem continental yaitu sistem pencatatan semua transaksi yang dibagi menjadi 2 bagian yaitu kredit dan debet yang diatur sedemikian rupa agar selalu seimbang, sehingga bisa menghasilkan laporan keuangan dan pembukuan yang sistematis.

Pengertian dari pembukuan sendiri adalah suatu aktivitas dari proses akuntansi yang berupa pengelompokan, pencatatan, dan berbagai aktivitas lainnya yang bertujuan untuk menghasilkan informasi akuntansi seputar keuangan berdasarkan data yang ada.

Seiring dengan perkembangannya, sistem ini diberi nama sesuai dengan nama orang atau negara yang mengembangkannya.

Sebagai contoh misalnya sistem pencatatan berbagai macam transaksi yang berkembang di Amerika dan diberi nama sistem Anglo Saxon. Anglo Saxon dianggap sebagai sistem yang mudah dipahami karena pembukuan pada sistem ini merupakan bagian dari akuntansi itu sendiri.

Sejarah Akuntansi di Indonesia

Sejarah-Akuntansi-di-Indonesia

Istilah akuntansi mulai digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia saat masa penjajahan Belanda sekitar tahun 1642.

Kemudian sekitar tahun 1747, sejarah perkembangan akuntansi di Indonesia dibuktikan dari ditemukannya rekam jejak praktik akuntansi Amphioen Society.

Pada awalnya, sistem atau tata buku yang digunakan di Indonesia adalah sistem continental atau sistem pembukuan berpasangan yang digagas oleh Lucas Pacioli.

Latar belakang diterapkannya sistem akuntansi Anglo Saxon karena beberapa kondisi antara lain sebagai berikut.

»   Terjadi peristiwa konfrontasi Irian Barat yang melibatkan Belanda dan Indonesia pada tahun 1957. Peristiwa tersebut membuat semua pelajar Indonesia yang mengenyam pendidikan di Belanda terpaksa ditarik kembali ke Indonesia.

»   Adanya dampak psositif dari PMA atau Penanaman Modal Asing yangb memengaruhi perkembangan sejarah akuntansi di Indonesia, terutama sistem akuntansi Anglo Saxon.

»   Adanya pengaruh orang-orang Indonesia yang menyelesaikan pendidikan di Amerika dengan membawa sistem akuntansi Anglo Saxon untuk diterapkan di Indonesia hingga berhasil mendominasi dan menggeser sistem continental yang pada saat itu banyak digunakan.

Kemudian pada tahun 1907, Indonesia mulai diperkenalkan dengan sistem auditing atau pemeriksaan.

Tujuan dari penerapan sistem ini adalah untuk mengontrol dan menyusun pembukuan suatu perusahaan yang pada saat itu belum bisa dilakukan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya hingga masa penjajahan Belanda berakhir.

Setelah masa sistem akuntansi Anglo Saxon berlalu, Indonesia mulai menerapkan Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).

Penerapan sistem ini digunakan sebagai upaya untuk menyesuaikan dengan kondisi global, membantu meningkatkan kualitas, dan transparansi laporan keuangan di Indonesia.

Sejarah Akuntansi Secara Umum

Sejarah-Akuntansi-Secara-Umum

Pada masa penjajahan Belanda, tidak ada orang Indonesia yang bekerja di bidang akuntansi hingga pada tanggal 21 September 1947, JD Massie menjadi orang Indonesia pertama yang bekerja sebagai pemegang buku di Jawatan Akuntan Pajak.

Pada tahun 1947, Indonesia bahkan hanya memiliki seorang akuntan bernama Prof. Dr. Abutari.

Sejak saat itu, akuntansi terus mengalami perkembangan dengan pesat dan banyak diajarkan di sekolah baik SMA maupun SMK, serta perguruan tinggi yang bertujuan untuk melahirkan para akuntan yang professional dan kompeten.

Setelah memahami sejarah tentang akuntansi secara umum, maka akuntansi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem pencatatan yang dilakukan dalam dunia bisnis dan transaksi finansial lainnya yang bertujuan menyajikan informasi ekonomi suatu perusahaan atau bisnis usaha tertentu.

Beberapa organisasi juga mengemukakan definisinya mengenai akuntansi antara lain sebagai berikut.

1. American Institute of Certified Public Accountants (AICPA)

Menurut AICPA, akuntansi adalah sebuah seni dari aktivitas pencatatan dan pengelompokan dengan menggunakan cara yang berarti, kemudian dinyatakan dalam nilai uang.

Akuntansi juga memiliki pengertian lain yaitu segala bentuk transaksi dan peristiwa yang bersifat keuangan dengan hasil yang dapat ditafsirkan atau diperkirakan.

2. American Accounting Association (AAA)

Akuntansi adalah suatu proses atau kegiatan untuk mengidentifikasi, mengukur, mengelompokkan, dan melaporkan informasi ekonomi yang bertujuan memberikan penilaian dan keputusan yang jelas.

Sejarah akuntansi dan perkembangannya juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi.

Dengan penjelasan di atas, Anda dapat menyimpulkan bahwa akuntansi memiliki tujuan untuk mempersiapkan laporan keuangan yang akurat, sehingga dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan seperti pemilik, manajer, pemegang saham, kreditur, pengambil kebijakan, dan pihak lainnya.


Baca juga artikel dari: Farmbos


Danar Seorang yang Senang dan Giat dalam Belajar ❤ Terutama di Dunia Pendidikan ❤ Yang Mempunyai Hobi Membaca dan Suka Berbagi ❤.

Sejarah Paskibra

Danar
2 min read

Nilai Nilai Pancasila

Danar
2 min read

Urutan Pangkat TNI

Danar
3 min read

Sejarah ASEAN

Danar
3 min read

Penyimpangan Sosial

Danar
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *