Riski M.pd Seorang lulusan magister pendidikan dari salah satu universitas negeri terbaik di yogyakarta, yang gemar berbagi melalui tulisannya, baik tentang pendidikan, ekonomi maupun teknologi.

Pengertian Repeater

2 min read

Apa saja yang sudah Anda ketahui tentang pengertian repeater? Selain pengertian dari repeater, sudahkah Anda tahu bagaimana cara repeater bekerja, apa saja fungsinya, kelebihan serta kekurangan yang dimilikinya, dan berbagai jenis dari repeater?

Informasi yang akan dijelaskan oleh Cryptowi di bawah ini akan menjelaskan semuanya, silahkan simak hingga selesai.

Pengertian Repeater Adalah

Pengertian-Repeater-Adalah

Pertama-tama, Anda perlu terlebih dahulu memahami apa sebenarnya repeater itu. Kata repeater diambil dari Repeat, sebuah kata bahasa Inggris yang berarti pengulangan dalam bahasa Indonesia. Secara terminology, repeater adalah pengulang kembali. Apa maksudnya pengulang kembali?

Repeater memaksudkan sebuah perangkat atau alat yang fungsi utamanya adalah menyebarkan jangkauan dari sebuah sinyal. Alat ini akan mengulang kembali atau meneruskan sinyal ke area di sekitar alat ini dengan proses yang lebih mudah.

Untuk mencapai tujuannya, repeater dirancang menjadi dua perangkat yang berbeda yaitu repeater penerima sinyal yang berasal dari server kemudian repeater penyebar sinyal. Repeater yang berada di dalam suatu ruangan adalah alat yang dipasang di sebuah titik dalam suatu jaringan.

Repeater tersebut dipasang demi sebuah tujuan, yaitu memperbarui sinyal sehingga sinyal tersebut memiliki kekuatan kembali serta bentuk yang sama dengan bentuk semula.

Cara Kerja Repeater

Cara-Kerja-Repeater

Bagaimana repeater bekerja? Tujuan repeater untuk menyebarluaskan jangkauan dari sebuah jaringan Wi-Fi bisa tercapai dengan cara menerima sinyal yang kemudian dipancarkan kembali. Tetapi sebelum dipancarkan lagi, sinyal tersebut sudah masuk ke dalam repeater terlebih dahulu.

Kemudian repeater menguatkan sinyal dengan memanfaatkan dua komponen repeater dasar yang tugasnya masing-masing adalah menerima sinyal data dari transmitter serta memancarkan kembali sinyal data yang diterima tersebut.

Setelah sinyal diterima dari transmitter, maka repeater akan melakukan perubahan frekuensi sehingga sinyal data yang nantinya akan dipancarkan lagi oleh repeater menjadi lebih kuat. Sinyal tersebut juga akan memiliki cakupan yang jauh lebih luas daripada sebelumnya.

Dua sistem repeater yang sangat berguna dalam proses memperkuat sinyal di atas adalah digital repeater dan analog repeater.

1. Digital repeater

Sistem yang satu ini akan mengirimkan sinyal data yang berbentuk digital. Data tersebut akan dikirimkan dalam bentuk binary dan diwakili oleh 0 dan 1 serta beberapa proses tambahan.

2. Analog repeater

Sistem repeater ini mengirimkan sinyal yang berbentuk data analog. Sistem analog repeater akan mengkonsumsi daya listrik yang sesuai dengan besaran atau amplitudo yang dikirimkan.

Kedua komponen tersebut memiliki peranan yang sangat penting dalam proses kerja repeater.

Fungsi Repeater

Fungsi-Repeater

Hal berikutnya yang juga penting untuk dipelajari selain pengertian repeater adalah fungsi dari sebuah repeater.

Ada beberapa fungsi yang dimiliki oleh suatu repeater, yaitu:

✓  Sebagai alat penguat sinyal yang bekerja dengan cara menerima suatu sinyal dari sebuah segmen kabel dan memancarkannya kembali dengan kekuatan yang lebih baik.

✓  Sebagai perangkat yang mampu mencakup berbagai daerah di sekitar server atau pemancar yang sinyalnya lebih lemah.

✓  Sebagai alat yang memudahkan akses sinyal Wi-Fi yang berasal dari server.

✓  Sebagai perangkat yang berguna dalam memperluas jangkauan sinyal yang datang dari pemancar atau server.

Dengan fungsi yang sangat berguna tersebut, banyak orang menjadi tertarik untuk menggunakan repeater baik di rumah maupun di kantor.

Kelebihan dan Kekurangan Repeater

Kelebihan-dan-Kekurangan-Repeater

Sebagaimana teknologi lain yang ada saat ini, repeater hadir dengan berbagai kelebihan dan sedikit kekurangan.

Mengenai keunggulan atau kelebihan yang dimiliki oleh repeater, berikut diantaranya:

✓  Repeater mampu membentuk ulng, membuat kombinasi, atau memperkuat fungsi yang terdapat pada sinyal digital ketika proses transmisi ulang.

✓  Alat ini juga sangat bisa diandalkan untuk memperkuat sinyal.

✓  Repeater mampu bekerja dengan baik pada lapisan fisik, lapisan pertama, serta pada model OSI.

✓  Repeater merupakan analog alat yang sanggup memperkuat sinyal input terlepas dari digital atau analog.

Selain kelebihan diatas, repeater juga memiliki sedikit kekurangan yaitu:

✓  Anda harus meletakkan repeater di tempat yang tinggi agar bisa menggunakannya sebagaimana mestinya.

✓  Tidak bisa digunakan untuk mempengaruhi performa sebuah jaringan khusus yang terhubung dengan media berbeda.

Jenis-Jenis Repeater

Jenis-Jenis-Repeater

Repeater tersedia dalam tiga jenis yang berbeda.

Berikut ketiga jenis repeater yang bisa Anda temui di pasaran:

1. Telephone repeater

Adalah jenis repeater untuk dipasang pada saluran telepon dimana sinyal bisa terdegradasi oleh karena jauhnya jarak tempuh. Telephone repeater membantu agar sinyal yang user telepon terima bisa menjadi lebih jelas.

2. Radio repeater

Adalah sebuah jenis repeater dengan fungsi utama memperkuat sinyal radio. Biasanya, radio repeater memiliki sebuah antena yang berfungsi sebagai receiver sekaligus transmitter.

3. Optical communications repeater

Adalah jenis ketiga repeater yang memiliki fungsi utama untuk memperkuat jangkauan sinyal yang berada di fiber optic cable atau kabel serat optik. Pada optical communications repeater, terdapat informasi digital di dalam kabel serat optik yang memiliki wujud fisik sebagai pulsa cahaya.

Informasi digital tersebut dibuat dari foton yang dapat tersebar secara acak di dalam kabel serat optik.

Contoh Repeater

Contoh-Repeater

Seperti apakah contoh penggunaan repeater? Repeater bisa digunakan untuk memperlancar berbagai kegiatan komunikasi seperti video call, menelpon, dan mengirim pesan teks meskipun Anda sedang berada di suatu daerah yang jauh dari kota dan terpencil.

Repeater juga bisa digunakan untuk membuat modem menjadi tidak mudah panas. Modem bisa menjadi mudah panas karena penerimaan sinyal tidak stabil. Karena repeater memperkuat sinyal, maka alat ini membantu modem agar bekerja dengan lebih stabil.


Simak juga: √ Pengertian LAN MAN WAN Beserta Fungsi Dan Contohnya


Temukan informasi menarik lainnya selain pengertian repeater dengan menjelajahi situs web ini dan membagikannya kepada rekan-rekan Anda.


Riski M.pd Seorang lulusan magister pendidikan dari salah satu universitas negeri terbaik di yogyakarta, yang gemar berbagi melalui tulisannya, baik tentang pendidikan, ekonomi maupun teknologi.

Pengertian Website

Riski M.pd
1 min read

Pengertian Access Point

Riski M.pd
2 min read

Pengertian Hub

Riski M.pd
2 min read

Perangkat Lunak

Riski M.pd
3 min read

Pengertian ROM

Riski M.pd
2 min read

Pengertian Router

Riski M.pd
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *