Danar P. Seorang lulusan sarjana komputer dari salah satu universitas terbaik di yogyakarta, yang gemar berbagi melalui tulisannya, baik tentang pendidikan, ekonomi maupun teknologi.

Pengertian Puasa

2 min read

Dalam islam memiliki bulan yang sangat di nantikan kehadirannya oleh seluruh orang muslim. Setiap tahun mereka selalu menyambut dengan bergembira. Bulan itu adalah Bulan Suci Ramadhan, di mana setiap orang muslim wajib berpuasa.

Ada banyak sekali hikmah puasa yang bisa kita ambil ketika melaksanakan pada saat bulan ramadhan. Salah satunya adalah bisa menaikkan derajat taqwa seseorang kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Selain itu, juga melatih kita untuk mengontrol hawa nafsu dan masih banyak lagi.

Nah, pada kesempatan kali ini akan mengulas mengenai pengertian puasa, macam-macam puasa, syarat puasa, dan niat untuk puasa. Artikel yang ditulis oleh kontributor Sudutnusantara.com, berikut ulasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Puasa

Pengertian-Puasa-

Pengertian Puasa yaitu menahan diri dari makan dan minum serta hal-hal perbuatan yang dapat membuat batal puasa. Menurut wikipedia bahwa Puasa juga disebut dengan Saum. Berpuasa menjadi salah satu rukun islam yang kelima.

Macam Macam Puasa

Macam-Macam-Puasa

Setelah mengetahui pengertian puasa, Anda harus tahu juga perihal macam-macam puasa.

Ini terbagi menjadi 2 yaitu Wajib dan Sunnah. Berikut penjelasannya.

1. Puasa Wajib

Puasa Wajib merupakan salah satu jenis yang harus dilaksanakan oleh kaum muslim. Namanya juga wajib, apabila seseorang tidak melaksanakan maka mendapatkan dosa. Itulah hukumnya.

Macam-macam puasa wajib adalah Puasa Ramadhan, Puasa Nazar, dan Puasa Denda atau Kifarat.

2. Puasa Sunnah

Puasa Sunnah merupakan puasa yang hukumnya tidak wajib dilaksanakan. Seorang muslim yang melaksanakan puasa sunnah maka akan mendapatkan sebuah pahala. Sementara yang tidak melaksanakan tidak menjadapat dosa.

Macam puasa sunnah adalah Puasa Syawal, Puasa Dzulhijjah, Puasa Arafah, Puasa Tarwiyah, Puasa Seni dan Kamis, Puasa Daud, Puasa ‘Asyura atau Puasa Muharram, Puasa Ayyamul Bidh, dan Puasa Sya’ban (Nifsu Sya’ban).

Syarat Puasa

Syarat-Puasa

Setelah tahu mengenai pengertian puasa dan macam-macamnya, Anda ingin langsung berpuasa?

Syarat wajib puasa merupakan syarat yang jika terpenuhi oleh seseorang, maka itu artinya harus melaksanakan ibada puasa. Jadi, kalau syarat wajib tidak terpenuhi, maka tidak diperbolehkan untuk berpuasa.

Berikut adalah syarat wajib puasa diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Beragama Islam

Hal yang pertama adalah seorang laki-laki maupun perempuan hukumnya wajib untuk yang bergama islam menjalankan ibadah puasa. Sementara yang tidak bergama islam, tidak wajib untuk berpuasa.

2. Baligh

Wajib bagi seorang laki-laki dan perempuan yang sudah baligh untuk berpuasa.

3. Berakal Sehat

Tidak di wajibkan untuk orang yang tidak sehat atau gila. Karena syarat wajib berpuasa kita harus berakal sehat. Jadi, selain bergama islam dan baligh seseorang harus waras lahir dan batin.

4. Mampu Menjalankan Puasa

Untuk seorang anak kecil masih diperbolehkan untuk tidak berpuasa jika masih belum mampu untuk melaksanakannya. Karena syarat wajib berpuasa adalah orang tersebut harus mampu.

Syarat SAH Puasa

Syarat-SAH-Puasa

Selain syarat wajib untuk berpuasa, adapun syarat sah puasa. Maksudnya puasa itu bisa dikatakan SAH apabila seseorang memenuhi 4 syarat diantaranya yaitu :

✓ Mengetahui waktu berpuasa (diwajibkan, disunnahkan, ataupun diharamkan puasa).

✓ Suci dari haid untuk seorang perempuan.

✓ Mumayyiz, yaitu memiliki kemampuan untuk bisa membedakan antara mana yang baik dan buruk.

✓ Beragama islam seperti yang disinggung di atas.

Niat Puasa

Niat-Puasa

Setelah mengetahui tentang semua pengertian puasa, apakah Anda siap untuk menjalankan ibadah puasa? Jika iya, Anda harus tahu terlebih dahulu mengenai niat berpuasa.

Yah, sebelum melaksanakan segala sesuatunya termasuk puasa kita jangan sampai melupakan dengan niatnya. Entah itu niat puasa wajib maupun puasa di bulan ramadhan.

Sebagai perumpaaan niat puasa di bulan Ramadhan niat yang dilakukan pada malam hari sebelum fajar dan tentunya harus ikhlas dalam hati.

Bacaan niat puasa ramadhan yaitu :


“Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhaana haadzihissanati lillahi ta’aala”.


Artinya, “Saya berniat puasa besok hari untuk menunaikkan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”.

Hal-Hal Yang Membatalkan Puasa

Hal-Hal-Yang-Membatalkan-Puasa

Ketika sudah memiliki niat berpuasa, sebaiknya menghindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, diantaranya yaitu :

✓  Makan dan minum dengan sengaja.

✓  Berhubungan suami istri di siang hari.

✓  Muntah dibuat-buat atau disengaja.

✓  Keluarnya nifas atau darah haid untuk seorang perempuan.

✓  Murtad atau keluar dari agama Islam.

Nah, itulah diatas yang bisa kami ulas mengenai pengertian puasa lengkap dengan bacaan niatnya.

Semoga dengan artikel ini, dapat menambah wawasan kita semua untuk menunaikkan ibadah puasa wajib ataupun sunnah.


Baca juga artikel dari: Farmbos


Danar P. Seorang lulusan sarjana komputer dari salah satu universitas terbaik di yogyakarta, yang gemar berbagi melalui tulisannya, baik tentang pendidikan, ekonomi maupun teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *