Riski M.pd Seorang lulusan magister pendidikan dari salah satu universitas negeri terbaik di yogyakarta, yang gemar berbagi melalui tulisannya, baik tentang pendidikan, ekonomi maupun teknologi.

Pengertian Novel

3 min read

Ada banyak jenis bacaan yang dapat dipilih, salah satunya novel. Tetapi, tidak semua orang paham akan pengertian novel, sehingga sering asal sebut.

Pokoknya, cerita yang panjang adalah novel. Padahal, bisa jadi bacaan tersebut termasuk novelet, roman, atau bahkan cerbung.

Supaya bisa memahami lebih mendalam terkait dengan novel, silahkan simak ulasannya dari Cryptowi berikut ini.

Pengertian Novel Secara Umum

Pengertian-Novel-Secara-Umum

Menurut pada pengertian secara umum, novel adalah jenis karya sastra berupa cerita yang memiliki struktur dan unsur pembentuk.

Inspirasi dalam novel dapat diambil dari kejadian yang memang ada di dunia nyata ataupun hanya rekaan si pengarang.

Berbeda dengan cerbung dan cerpen, novel dibuat lebih panjang dengan alur cerita yang lebih pelik.

Jenis novel yang terinspirasi dari kisah nyata disebut dengan non fiksi, sedangkan kebalikannya disebut dengan fiksi.

Jenis novel juga dapat dikategorikan menurut genre meliputi novel komedi, novel romantis, novel inspiratif dan novel horor.

Pengertian Novel Menurut Para Ahli

Pengertian-Novel-Menurut-Para-Ahli

Para pakar di bidang Sastra banyak yang memberikan pendapat mengenai pengertian novel.

Beberapa di antaranya yaitu:

1. Scholes

Novel dalam pandangan Scholes adalah karya yang dihasilkan dari pengamatan si pengarang mengenai suatu peristiwa yang pernah dialami ataupun terjadi di sekitarnya.

2. Hans Bague Jassin

Lebih dramatis lagi, H. B. Jassin menjelaskan bahwa novel merupakan karangan yang terilhami dari peristiwa menakjubkan yang dapat mengubah nasib orang-orang yang mengalaminya.

3. Virginia Wolf

Berdasarkan kacamata Virginia Wolf, novel berisi ‘lukisan’ kronik kehidupan yang berasal dari hasil eksplorasi dan perenungan penulisnya.

4. Paulus Tukam

Novel menurut pendapat Paulus Tukam adalah prosa yang merupakan salah satu karya sastra dan banyak mengandung unsur intrinsik sepanjang cerita.

5. Rostamaji dan Agus Priantoro

Definisi yang hampir sama datang dari Rostamaji dan Agus Priantoro. Mereka mengemukakan bahwa novel sebagai karya sastra yang dibangun dari unsur intrinsik dan ekstrinsik. Kedua unsur tersebut memiliki peranan penting dan saling berhubungan.

Pengertian Novel Hiburan

Pengertian-Novel-Hiburan

Sederhananya, novel hiburan adalah novel yang menghibur. Artinya, novel dijadikan suatu bacaan yang menyenangkan hati para pembaca.

Berbeda dengan bacaan yang serius, jenis novel ini tidak menguras otak untuk memahami karakterisasi dan menebak plot yang rumit.

Novel hiburan merupakan bacaan yang ringan dan dimanfaatkan untuk mengisi waktu luang.

Misalnya saat akhir pekan, malam hari sebelum istirahat dan saat dalam perjalanan panjang menaiki transportasi umum.

Beberapa unsur yang biasanya ada di dalam novel hiburan yaitu:

✓  Didominasi oleh tema percintaan, kehidupan sehari-hari dan tema ringan lainnya

✓  Tidak menonjolkan perkembangan karakter dan konflik yang mendalam

✓  Gaya bahasa lebih santai dan biasanya menggunakan istilah gaul yang kekinian


Pengertian Novel Fiksi

Pengertian-Novel-Fiksi

Karangan yang bukan didasarkan pada kenyataan melainkan imajinasi penulis merupakan pengertian novel fiksi.

Cerita yang terangkai dalam novel fiksi tidak dapat disaksikan di dunia nyata. Isinya murni dari khayalan penulis yang dituangkan dalam tulisan yang enak dibaca.

Walaupun sebatas rekaan, bukan berarti selalu tidak masuk logika.

Masih terdapat unsur kebenaran di dalam beberapa cerita, hanya saja sudah didramatisir.

Berikut ciri-ciri dari novel fiksi:

✓  Umumnya tidak menerapkan struktur penulisan yang baku

✓  Kebenaran yang terkandung tidak bersifat mutlak

✓  Gaya bahasa yang dipakai bersifat konotatif

✓  Terdapat kandungan pesan moral

✓  Cerita yang dirangkai lebih bertujuan untuk menguras perasaan pembaca dibandingkan dengan logika pembaca


Ciri-ciri Novel

Ciri-ciri-Novel

Selain pengertian, membedakan novel dari jenis karya sastra lain akan lebih mudah dengan mengetahui ciri-cirinya.

Secara garis besar, ciri-ciri novel antara lain:

✓  Memiliki keseluruhan jumlah kata yang lebih dari 15.000

✓  Memiliki minimal 100 halaman

✓  Memiliki jalan cerita yang kompleks dan mendalam. Bahkan terkadang menggelitik pembaca untuk menebak apa yang akan terjadi

✓  Menonjolkan perkembangan karakter yang membuat pembaca lebih memahami mengenai tokoh tertentu di dalam cerita

✓  Menggunakan gaya penulisan naratif dengan penggambaran yang sangat detail sehingga membuat pembaca seakan masuk ke dalam setting cerita

✓  Mengangkat tema yang terjadi di dunia nyata sehingga menghasilkan cerita yang lebih realistis

✓  Memilih tema yang terkadang berasal dari khayalan pengarang sehingga kebenaran yang ada tidaklah mutlak

✓  Memiliki skala yang lebih tidak terbatas dibandingkan dengan cerita pendek

✓  Membutuhkan waktu hingga berjam-jam untuk membacanya sampai tuntas


Karakteristik Novel

Karakteristik-Novel

Hal lain yang tidak kalah penting untuk Anda ketahui adalah karakteristik novel.

Karakteristik tersebut merupakan sesuatu yang khas yang dimiliki oleh karya sastra berbentuk prosa ini.

Kekhasan yang menonjol dapat dilihat dari sisi strukturnya.

Apa saja struktur yang menjadi karakteristik novel?

1. Abstrak

Seperti pada karangan ilmiah, abstrak pada novel juga memiliki fungsi yang sama, yaitu membuka tulisan. Hanya saja, abstrak dalam novel berisi sinopsis dari keseluruhan cerita. Letaknya ada di bagian awal untuk mengantarkan pembaca masuk ke semesta yang diciptakan penulis

2. Orientasi

Novel juga memiliki bagian yang disebut dengan orientasi. Isinya adalah penjelasan mengenai latar waktu, suasana dan penokohan dalam cerita. Bagian ini memberikan petunjuk yang berguna bagi para pembaca.

3. Urutan Peristiwa

Dilihat dari namanya saja sudah jelas, yakni urutan atau rangkaian dari peristiwa yang terjadi dalam novel. Pembaca akan menikmati keterkaitan kejadian yang dibuat oleh penulis. Mereka akan mengetahui apa yang menjadi penyebab dan apa saja akibat yang ditimbulkan.

4. Evaluasi

Rentetan peristiwa yang saling berhubungan akan mengerucut pada satu titik. Hal tersebut dinamakan dengan evaluasi.

5. Resolusi

Setelah konflik mencapai klimaksnya lalu penulis akan menyuguhkan solusi, sehingga cerita mereda. Bagian resolusi ini kemudian berlanjut ke bagian akhir yang menjadi penutup keseluruhan novel.


Simak juga: Pengertian Nilai (Lengkap) Menurut Para Ahli Dan Jenisnya


Berbekal pengertian novel, karakteristik, dan ciri-ciri akan membantu Anda untuk membedakan novel dengan jenis karya sastra lain. Pengetahuan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memahami dan menganalisis jalan cerita yang penulis karang.


Riski M.pd Seorang lulusan magister pendidikan dari salah satu universitas negeri terbaik di yogyakarta, yang gemar berbagi melalui tulisannya, baik tentang pendidikan, ekonomi maupun teknologi.

Contoh Landasan Teori

Riski M.pd
3 min read

Contoh Teks Eksplanasi

Riski M.pd
4 min read

Contoh Kajian Pustaka

Riski M.pd
3 min read

Contoh Batasan Masalah

Riski M.pd
2 min read

Contoh Teks Deskripsi

Riski M.pd
4 min read

Pengertian Puasa

Riski M.pd
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *