Danar Seorang yang Senang dan Giat dalam Belajar ❤ Terutama di Dunia Pendidikan ❤ Yang Mempunyai Hobi Membaca dan Suka Berbagi ❤.

Pengertian Jasa

3 min read

Apa hal pertama yang terlintas dipikiran Anda saat mendengar atau membaca kata “jasa”?

Jasa adalah istilah familiar yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari, baik secara umum maupun khusus. Kata jasa juga kerap digunakan dalam berbagai bidang.

Meskipun biasa mengucapkan atau menggunakan kata ini, tapi ternyata tidak semua orang memahami apa maknanya. Jika Anda adalah salah satunya, berikut ulasan lengkap dari Cryptowi mengenai pengertian jasa, ciri-ciri, jenis, dan contohnya.

Pengertian Jasa Adalah

Pengertian-Jasa-Adalah

Dalam ilmu ekonomi, jasa disebut juga dengan layanan, yaitu komoditas (transaksi) tidak berwujud yang ditransfer dari penjual ke pembeli, tapi tidak memperoleh kepemilikan eksklusif atas barang yang dibeli.

Seseorang tidak dapat menyimpan jasa untuk digunakan di masa depan, karena jasa diproduksi dan dikonsumsi secara bersamaan.

Dalam arti sempit, jasa mengacu pada kualitas dari layanan pelanggan, dengan kesesuaiannya diukur dari bantuan dan dukungan yang diberikan kepada pelanggan. Penggunaan khusus ini sering terjadi dalam ritel.

Simak Juga: Pengertian Kinerja

Pengertian Jasa Menurut Para Ahli

Pengertian-Jasa-Menurut-Para-Ahli

Inti dari pengertian jasa sebenarnya sama, namun dikemas dalam rangkaian kalimat yang berbeda.

Menurut beberapa ahli, definisi jasa adalah sebagai berikut:

1. Paulus

Menurut Paulus, definisi jasa adalah sarana untuk memberikan nilai kepada pelanggan dengan memfasilitasi hasil yang ingin dicapai pelanggan tanpa kepemilikan biaya dan risiko tertentu.

2. Christian Gronross

Berdasarkan pendapat Christian Gronross, jasa dapat diartikan sebagai suatu jenis kegiatan ekonomi yang bersifat intangible, tidak disimpan, dan tidak mengakibatkan kepemilikan, yang biasanya terjadi antara klien/nasabah/pelanggan dengan pegawai/karyawan/sumber daya fisik yang disediakan oleh suatu perusahaan atau bisnis.

Suatu jasa dikonsumsi pada titik penjualan, dan merupakan salah satu dari dua komponen utama ekonomi yang terdiri dari barang dan jasa.

3. Phillip Kotler

Definisi jasa menurut Phillip Kotler adalah semua tindakan/upaya berharga/unjuk kerja yang dilakukan oleh suatu pihak untuk memenuhi suatu kebutuhan atau permintaan pihak lain. Secara prinsip, jasa bersifat intangible (tidak berwujud) dan tidak bisa berpindah kepemilikan.

4. Adrian Payne

Adrian Payne mengartikan jasa sebagai suatu pekerjaan yang dilakukan oleh satu atau sekelompok orang untuk memberikan keuntungan kepada orang lain (yang biasa disebut konsumen/pelanggan).

5. Djaslim Saladin (2004:134)

Penjelasan jasa menurut Djaslim Saladin adalah segala aktivitas yang ditawarkan oleh satu orang atau kelompok tertentu kepada orang atau kelompok lain yang pada dasarnya intangible (tidak berwujud), juga tidak memunculkan kepemilikan.

6. Ratih Hurriyati (2005:28)

Menurut Ratih Hurriyati, jasa adalah bagian non-fisik, tidak berwujud, tidak dapat disentuh, dan bukan barang, yang dapat Anda peroleh dari individu, perusahaan, toko, atau departemen pemerintah tertentu yang dapat mendatangkan keuntungan untuk Anda.

Simak Juga: Pengertian Analisis

Ciri-Ciri Jasa

Ciri-Ciri-Jasa

Industri jasa sangat bervariasi. Tidak hanya perusahaan yang menawarkan jasa, tapi juga pemerintah dan organisasi nirlaba.

Meskipun bervariasi, semua bentuk jasa memiliki karakteristik tertentu yang sama, yaitu:

1. Tidak Dapat Dimiliki

Karakteristik ini merujuk pada kenyataan bahwa Anda tidak dapat memiliki dan menyimpan layanan/jasa seperti Anda menyimpan suatu produk (makanan/minuman/barang).

2. Intangible (Tidak Memiliki Wujud)

Tidak seperti barang fisik, jasa bersifat intangible, yang berarti bahwa jasa tidak dapat dilihat, dicicipi, dirasakan, didengar, atau disentuh. Dengan kata lain, jasa adalah sesuatu yang abstrak.

3. Inseparability (Tidak Dapat Dipisahkan)

Jasa diproduksi dan dikonsumsi pada saat yang sama. Berlawanan dengan barang fisik yang diproduksi, kemudian disimpan, lalu dijual, dan bahkan kemudian dikonsumsi.

Jasa pertama kali dijual, kemudian diproduksi dan dikonsumsi pada waktu yang bersamaan. Dengan kata lain, suatu jasa diproduksi di dekat titik pembelian.

Misalnya, ketika mengunjungi sebuah restoran, Anda memesan makanan, menunggu, dan pelayan akan mengantarkan makanan ke meja. Proses mengantarkan makanan yang dilakukan oleh pelayan disebut dengan jasa/pelayanan.

4. Variabilitas

Karakteristik ini merujuk pada kenyataan bahwa kualitas jasa sangat bervariasi, tergantung pada siapa yang menyediakannya, kapan, dimana, dan bagaimana suatu jasa dikerjakan.

Karena sifat jasa yang padat karya, ada banyak perbedaan dalam kualitas jasa yang disediakan oleh berbagai penyedia, atau bahkan oleh penyedia yang sama pada waktu yang berbeda.

Itulah sebabnya, hasil akhir jasa tidak akan persis sama meskipun dikerjakan oleh orang yang sama.

5. Tidak Tahan Lama / Mudah Lenyap

Tidak tahan lama berarti bahwa jasa tidak dapat disimpan untuk dijual atau digunakan nanti, juga tidak bisa dikembalikan kepada penyedia jasa.

Dengan kata lain, jasa tidak dapat diinventarisasi.

6. Partisipasi Pengguna

Pengguna selalu berpartisipasi dalam setiap produksi jasa, meskipun pengguna tidak diharuskan berada di lokasi yang sama dengan jasa.

Jenis-Jenis Jasa

Jenis-Jenis-Jasa

Sebenarnya ada banyak sekali jenis jasa, tapi secara garis besar dapat dibedakan menjadi:

✓   Jasa transportasi: layanan yang dirancang untuk membantu seseorang melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain.

✓   Jasa perawatan pribadi: jasa yang membantu klien dalam tugas/kegiatan sehari-hari.

✓   Jasa perumahan: ruang fisik yang bisa digunakan klien untuk menginap, istirahat, atau kegiatan tertentu lainnya.

✓   Jasa komunikasi: jasa yang mengangkut informasi secara elektronik.

✓   Jasa seni, hiburan, dan rekreasi: jasa yang mencakup berbagai fasilitas atau menyediakan layanan untuk memenuhi beragam minat seni/budaya, hiburan, dan rekreasi.

Simak Juga: Pengertian Ilmu

Contoh Jasa

Contoh-Jasa

Sama dengan jenis-jenis jasa yang sangat banyak, contoh jasa juga hampir tak terhitung jumlahnya.

Beberapa di antaranya adalah:

✓   Salon pijat/potong rambut

✓   Rental mobil

✓   Kebun binatang dan taman safari

✓   Berbagai tempat wisata (alam maupun buatan)

✓   Taksi, bus, kereta api, becak, ojek

✓   Hotel, kos-kosan, guest house

✓   Wedding organizer

✓   Cleaning service

✓   Cuci kendaraan

✓   Jasa laundry


Jasa telah tumbuh secara dramatis dalam beberapa tahun terakhir, dan tumbuh dengan cepat dalam ekonomi dunia, yang membuatnya menjadi semakin penting.

Pengertian jasa secara singkat adalah sebuah tindakan yang dilakukan seseorang untuk orang lain, seperti membelikan barang atau makanan, potong rambut, pemeriksaan medis, mengirim surat, dll.


Baca juga artikel dari: Farmbos


Danar Seorang yang Senang dan Giat dalam Belajar ❤ Terutama di Dunia Pendidikan ❤ Yang Mempunyai Hobi Membaca dan Suka Berbagi ❤.

Contoh Surat Resmi

Danar
4 min read

Pengertian Kinerja

Danar
3 min read

Struktur Cerpen

Danar
5 min read

Pengertian Ilmu

Danar
2 min read

Pengertian Analisis

Danar
3 min read

Contoh Kwitansi

Danar
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *