dhinda penulis Seorang yang mempunyai hobi membaca dan suka berbagi melalui tulisan.

Contoh Makalah Bahasa Indonesia

6 min read

Contoh-Makalah-Bahasa-Indonesia

Makalah merupakan salah satu karya ilmiah yang lazim dijadikan sebagai tugas di sekolah maupun kampus. Bentuknya berupa tulisan baik itu hasil penelitian, observasi, pengamatan, maupun yang lainnya. Kemudian umumnya makalah tersebut dipresentasikan oleh pembuatnya. Untuk lebih jelasnya simak contoh makalah bahasa Indonesia di bawah yang akan dibahas oleh Cryptowi.com.

Contoh Makalah Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Contoh-Makalah-Bahasa-Indonesia-yang-Baik-dan-Benar

Secara umum, struktur makalah terdiri atas tiga bagian yaitu pendahuluan, pembahasan atau isi, penutup atau kesimpulan. Makalah juga dilengkapi dengan cover yang berisi judul, logo instansi atau lembaga terkait, nama penulis, tempat serta tahun penulisan. Kemudian disusul dengan daftar isi dan kata pengantar.

Berikut adalah contoh makalah bahasa Indonesia tentang pendidikan lengkap dengan bagian-bagiannya sampai kesimpulan.

PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

(Logo Instansi)

Disusun oleh:

Nama Penulis

Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia

Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Airlangga Surabaya

2019

 

Berikut adalah contoh kata pengantar makalah bahasa Indonesia singkat dan jelas.

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Bahasa Indonesia tentang “Perkembangan Pendidikan di Indonesia”

Akhir kata, semoga makalah ini dapat memberi manfaat kepada semua pihak, bagi kami khususnya dan bagi teman-teman mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya pada umumnya. Kami sadar bahwa makalah ini belum sempurna dan masih memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak yang membaca.

DAFTAR ISI

Kata Pengantar

Daftar Isi

BAB I : PENDAHULUAN

  • Latar belakang
  • Rumusan masalah
  • Manfaat pembahasan

BAB II : PEMBAHASAN

  • Pendidikan di Indonesia Masa Kolonial Belanda Sampai Pendudukan Jepang
  • Perkembangan Pendidikan di Indonesia Pasca Kemerdekaan
  • Peran Pendidikan & Jenis Pendidikan di Indonesia

BAB III : PENUTUP

  • Simpulan

Dafar Pustaka

 

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Pendidikan merupakan hal terpenting dalam kehidupan di masyarakat, bangsa, maupun negara. Setiap negara mempunyai sistem pendidikan tersendiri dengan berbagai aturan dan kewajiban, termasuk di Indonesia. Begitu pula setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang layak termasuk juga fasilitasnya.

Dalam perjalanannya, pendidikan di Indonesia sudah mengalami cukup banyak perubahan mulai sejak masa kolonialisme Belanda hingga pasca kemerdekaan sampai saat ini. Sejalan dengan hal itu adanya pendidikan tidak hanya bertujuan untuk menghilangkan kebodohan, namun juga untuk mencetak generasi bangsa yang cerdas dan berkualitas serta mampu bersaing di dengan dunia luar.

Salah satu saran pendidikan tersebut adalah sekolah dengan segala aspek dan sistemnya. Sebab, sekolah dinilai sebagai tempat belajar yang efektif dan tertata serta ideal. Karena itu di Indonesia terdapat banyak sekali jenis sekolah, khususya di dasarkan pada jenjangnya seperti Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA dan SMK).

Semua itu sudah tersebar ke berbagai daerah di Indonesia hingga pelosok desa. Oleh sebab itu, semakin lama semakin banyak anak bangsa yang bisa menempuh pendidikan bahkan sampai di perguruan tinggi.

B. Rumusan masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah yang akan dibahas adalah

  1. Bagaimana perkembangan pendidikan di Indonesia sejak masa kolonialisme Belanda hingga Jepang?
  2. Bagaimana perkembangan pendidikan di Indonesis pasca kemerdekaan?
  3. Apa peran dan manfaat pendidikan?

C. Manfaat pembahasan

  1. Untuk mengetahui perkembangan pendidikan di Indonesia masa kolonial Belanda dan Jepang
  2. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai pendidikan di Indonesia pasca kemerdekaan
  3. Untuk mengetahui peran dan manfaat pendidikan

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

Setiap masa pendidikan di Indonesia mengalami perubahan sedikit ataupun banyak. Perubahan tersebut berupa penerapan kurikulum, sistem pendaftaran, hingga penambahan atau pembukaan sekolah baru. Tujuan perubahan tersebut umumnya hanya satu yaitu demi kemajuan serta kualitas pendidikan Indonesia. Selain itu juga untuk menyesuaikan perkembangan zaman modern dengan semua kemudahannya.

A. Pendidikan di Indonesia Masa Kolonial Belanda Sampai Pendudukan Jepang

Pada masa kolonial Belanda belum banyak sekolah yang tersedia dan hanya  ada di kota-kota besar atau kota keresidenan dan kabupaten. Sedikit pula anak-anak Indonesia yang mampu menempuh pendidikan di sekolah karena kondisi sosial dan ekonomi jauh dari kata layak. Faktor lainnya adalah jarak atau akses menuju sekolah cukup jauh khususnya untuk sekolah menengah.

Hanya anak-anak kalangan tertentu seperti keturunan bangsawan dan anak pejabat lokal saja yang mampu mengenyam pendidikan formal secara layak hingga tingkat menengah atas. Hal itu menunjukkan jurang antara kelas bawah dengan kalangan elit tampak begitu mencolok.

Terlebih sebelum abad ke-20 masih sedikit sekali sekolah yanga ada di Indonesia dan baru setelah mengalami perkembangan yang pesat. Pemerintah kolonial membuka lebih banyak sekolah-sekolah untuk anak-anak Indonesia seperti halnya Sekolah Rakyat di berbagai pelosok desa. Hal itu bertujuan mengurangi angka buta huruf.

Semakin lama, perkembangan pendidikan di Indonesia masa kolonial semakin pesat dengan banyaknya murid yang mendaftar sekolah. Seiring dengan hal itu pula banyak sekolah yang dibuka lagi oleh pemerintah. Namun, saat masa genting dan masuknya Jepang di Indonesia banyak sekolah-sekolah yang ditutup.

Setelah Belanda mengangkat kakinya dari wilayah Indonesia dan berganti di bawah pendudukan Jepang, sekolah Indonesia yang dulunya ditutup dibuka kembali. Bahasa Indonesia dijadikan sebagai bahasa pengantar dalam setiap jenjang dan jenis sekolah tidak seperti masa kolonial Belanda yang begitu diskriminatif.

B. Perkembangan Pendidikan di Indonesia Pasca Kemerdekaan

Pasca perang revolusi dan disusul dengan agresi militer Belanda di Indonesia pendidikan belum berjalan dan berkembang dengan baik. Banyak fasilitas sekolah seperti gedung, perpustakaan, alat tulis, buku dan sebagainya rusak dan hancur. Selain itu juga banyak tenaga pengajar yang gugur saat peperangan, sehingga pemerintah Indonesia harus memulai kembali dari dasar.

Pembagian jenjang sekolah pasca kemerdekaan tidak jauh berbeda dengan masa kolonial yaitu Sekolah Rakyat atau Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, dan Sekolah Menangah Tingkat Atas. Hanya saja sistem pengajaran dan kurikulum yang diterapkan berbeda. Pemerintah lebih menekankan pada pendidikan penanaman nilai-nilai pancasila di setiap jenjang sekolah.

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman pemerintah lebih banyak membuka sekolah-sekolah negeri. Selain itu juga ada pihak swasta yang mempunyai sekolah tersendiri seperti halnya organisasi keagamaan hingga lembaga tertentu. Ada lembaga pendidikan Muhammadiyah yang mencakup berbagai jenjan, begitu pula lembaga maarif NU.

Meskipun bukan sekolah negeri, namun sekolah-sekolah swasta tetap menggunakan aturan dari pemerinhah seperti kalender pendidikan dan kurikulum. Hanya saja ada beberapa mata pelajaran tambahan secara khusus.

C. Peran dan Manfaat Pendidikan

Pendidikan bukan hanya untuk menghilangkan kebodohan atau mengurangi angka buta huruf saja, namun lebih dari itu. Mengingat era modern yang semakin maju dengan berbagai kemudahan, akses yang luas akan informasi, dan kecanggihan teknologi. Sehingga, sekolah-sekolah yang ada juga semakin maju dengan berbagai fasilitasnya.

Sudah banyak sekolah-sekolah yang berbasis teknologi seperti halnya metode pembelajaran menggunakan layar proyektor sebagai papan tulis hingga ujian menggunakan komputer. Meskipun tidak semuanya telah menerapkan, namun cukup banyak yang sudah menggunakan metode tersebut.

Secara umum ada beberapa peran dan manfaat pendidikan yaitu sebagai berikut:

  • Perolehan pengetahuan dan keterampilan untuk memenuhi permintaan pasar
  • Pandangan humanistik
  • Menjawab tantangan sosial, ekonomi, politik, hukum, dan budaya
  • Kemajuan ilmu pengetahuan

 

BAB III

SIMPULAN

Perkembangan pendidikan di Indonesia sangat dinamis dan mengalami berbagai perubahan. Hal itu meluputi sistem hingga kebijakan sesuai dengan eranya masing-masing. Meskipun begitu sejatinya adanya pendidikan mempunyai peran dan mafaat yang sama yaitu mencetak generasi bangsa yang lebih baik dan berkualitas dalam rangka memenuhi permintaan pasar dan menjawab tantang yang ada.

 

DAFTAR PUSTAKA

Ary H. Gunawan. Kebijakan-Kebijakan Pendidikan di Indonesia. Jakarta: Bina Aksara, 1986.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Pendidikan di Indonesia dari Jaman ke Jaman. Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Kebudayaan, 1979.

M. Said. Pendidikan Abad ke Duapuluh Dengan Latar Belakang Kebudayaannya. Jakarta: Penerbit Mutiara, 1981.

M. Nasution. Sejarah Pendidikan Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara, 2008.

Sutari Imam B. Sejarah Pendidikan. Yogyakarta: Andi Offset, 1983.

 

Contoh Makalah Bahasa Indonesia Tentang Kesehatan

Contoh-Makalah-Bahasa-Indonesia-Tentang-Kesehatan

Berikut adalah contoh makalah singkat tentang kesehatan. Namun di sini akan diberikan contoh langsung dari pendahuluan hingga simpulan. Mengingat cover hingga daftar pustaka bisa menyesuaikan.

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Tidak banyak masyarakat luas yang mengetahui pengertian kesehatan secara benar. Seringkali mereka menganggap bahwa kesehatan hanya terkait dengan fisik dan mental saja, namun sebenarnya bukan demikian. Karena itu mereka sering mengabaikan aspek lain mengenai kesehatan tubuh, jiwa, pikiran, dan sebagainya.

Kesehatan merupakan aspek penting dalam hidup manusia. Sebab mereka yang tidak sehat tidak bisa menjalankan aktifitas secara maksimal baik itu aktifitas sosial maupun ekonomi bahkan tidak bisa sama sekali. Jika sudah demikian, maka mereka akan rugi karena memang tidak cukup produktif.

B. Rumusan masalah

  1. Apa pengertian kesehatan itu?
  2. Apa saja aspek dalam kesehatan?
  3. Bagaimana cara menjaga kesehatan?

 

C. Tujuan pembahasan

Tujuan dari adanya rumusan masalah dia atas adalah untuk mengetahui pengertian, aspek, dan cara menjaga kesehatan.

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian kesehatan

Menurut WHO kesehatan adalah suatu kondisi fisik, mental, dan sosial kesejahteraan serta bukan hanya keadaan penyakit atau kelemahan. Jadi, kesehatan mencakup semua aspek dalam hidup manusia baik itu sifatnya jasmani maupun rohani.

Sedangkan menurut undang-undang Indonesia kesehatan merupakan suatu kondisi sejahtera baik badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan manusia produktif secara sosial maupun ekonomi. Kedua pengertian tersebut mempunyai maksud sama, sehingga tidak bisa dikatakan sehat sempurna jika seseorang mempunyai gangguan pada jiwa atau sosialnya.

B. Aspek kesehatan

Kesehatan manusia terdiri dari beberapa aspek yaitu:

  1. Kesehatan fisik yang meliputi setiap anggota badan dan organ tubuh dalam manusia
  2. Kesehatan mental yang mencakup emosional, spiritual, dan pikiran seseorang.
  3. Kesehatan sosial yang merupakan kemampuan seseorang dalam berinteraksi dengan sesama manusia dengan baik tanpa memandang warna kulit, bahasa, dan sebagainya.
  4. Kesehatan aspek ekonomi yaitu kemampuan seseorang dalam menghasilkan sesuatu atau mempunyai kegiatan secara produktif. Hal itu hanya bisa dilihat dari mereka yang sudah berusia dewasa.

C. Cara menjaga kesehatan

Ada banyak sekali cara untuk menjaga kesehatan yaitu memperhatikan pola makan dan minum yang baik. Kemudian dibarengi dengan istirahat dan olahraga yang cukup supaya tubuh tetap sehat bugar. Sedangkan untuk aspek pikiran atau mental seseorang harus menyempatkan rekreasi atau refreshing untuk menghindari stress dan sebagainya.

Selain itu juga sering bergabung atau melakukan interaksi sosial dengan sesama seperti teman, keluarga, tetangga, dan lain sebagainya. Setiap orang bisa melakukan kegiatan seperti hobinya, terlebih jika hobi tersebut bisa mendatangkan perekonomian seperti halnya fotografi dan semacamnya. Tentu saja hal itu menjadi salah satu upaya menjaga kesehatan dari aspek ekonomi.

BAB III

PENUTUP

Kesehatan sangatlah kompleks dan mencakup berbagai aspek dalam diri maupun kehidupan manusia. Karena itulah setiap orang harus menjaga kesehatan sesuai dengan kemampuannya sebagai upaya menghindari dan mencegah penyakit yang berbahaya.

KESIMPULAN :

Dari contoh makalah tentang kesehatan di atas, Anda juga bisa melihat contoh latar belakang makalah bahasa indonesia sebagai pembelajaran. Setidaknya Anda paham sedikit mengenai bagian-bagian makalah yang baik dan benar termasuk latar belakang, dimana strukturnya diawali dengan kalimat atau pernyataan yang paling umum dan mengerucut ke kalimat khusus.

dhinda penulis Seorang yang mempunyai hobi membaca dan suka berbagi melalui tulisan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *