Riski M.pd Seorang lulusan magister pendidikan dari salah satu universitas negeri terbaik di yogyakarta, yang gemar berbagi melalui tulisannya, baik tentang pendidikan, ekonomi maupun teknologi.

Majas Antonomasia

2 min read

Menyebut atau memberi julukan kepada orang lain berdasarkan sifat yang melekat pada orang tersebut tentu sudah tidak asing lagi dalam kebiasaan bersosial masyarakat Indonesia.

Apalagi di kalangan anak-anak, melabeli temannya dengan ciri fisiknya seringkali dilakukan.

Sebenarnya penggunaan sebutan tertentu yang diberikan kepada orang lain ini adalah wujud salah satu majas yakni majas antonomasia. Silahkan simak penjelasan lengkapnya dibawah ini.

Pengertian Majas Antonomasia

Pengertian-Majas-Antonomasia

Majas atau gaya bahasa merupakan bagian dari kekayaan khazanah kebudayaan dan sastra nusantara. Ada banyak sekali jenis-jenis majas seperti majas perbandingan dan juga majas perumpamaan.

Majas berjenis antonomasia adalah salah satu jenis dari majas perumpamaan. Gaya bahasa satu ini sudah sangat lumrah sekali diterapkan oleh masyarakat Indonesia tanpa mereka sadari.

Jika dilihat dari akar bahasa, istilah antonomasia ditarik dari akar bahasa Yunani Kuno yakni antonomazein. Kata antonomazein memiliki makna “nama yang beda”.

Sementara apabila kita lihat dari akar istilahnya, maka arti dari gaya bahasa antonomasia adalah penggunaan kata yang berbeda untuk menyebut suatu benda sehingga tidak menggunakan nama yang sebenarnya.

Kata yang berbeda yang digunakan tersebut biasanya adalah sifat atau ciri khas yang melekat pada objek tersebut.

Penggunaan gaya bahasa antonomasia sering dimaksudkan baik untuk menaikkan citarasa suatu objek, menyanjung objek tersebut atau bahkan menghina objek tersebut.

Selain itu, penggunaan gaya bahasa antonomasia dalam suatu tulisan dimaksudkan untuk mengurangi kesan monoton.


Simak Juga: Majas Personifikasi


Ciri-Ciri Majas Antonomasia

Ciri-Ciri-Majas-Antonomasia

Majas yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia ini memiliki beberapa karakteristik yang membuatnya berbeda dengan jenis gaya bahasa lainnya.

Ciri berikut adalah ciri utama dari antonomasia:

»  Menggunakan karakteristik atau kata sifat yang melekat atau paling menonjol pada diri seseorang untuk menggantikan nama asli dari orang tersebut.


»  Menggunakan kata sifat atau karakteristik yang ada pada suatu benda untuk menunjukkan dan menggantikan nama sebenarnya yang dimiliki oleh benda tersebut.

Fungsi Majas Antonomasia

Fungsi-Majas-Antonomasia

Majas perumpamaan antonomasia memiliki banyak kegunaan dan manfaat dalam khazanah sastra kebudayaan nusantara.

Berikut adalah beberapa fungsi yang dimiliki oleh gaya bahasa antonomasia:

»  Penggunaan gaya bahasa antonomasia memiliki manfaat untuk mengganti kedudukan atau posisi dari suatu benda mati atau juga makhluk hidup.


»  Gaya bahasa antonomasia juga sering digunakan sebagai wujud sanjungan dan pujian kepada seorang sosok, benda mati dan makhluk hidup. Misalnya pada seorang pemilik hewan yang memuji kucing miliknya dengan sebutan si lucu.


»  Gaya bahasa antonomasia juga dapat digunakan untuk meledek atau menghina seseorang, makhluk hidup selain manusia dan juga benda mati yang dianggap tidak bagus menurut penilaian orang tersebut. Misalnya memanggil seseorang dengan si buruk rupa, si culas dan si pelit.


»  Banyak tulisan baik dalam bentuk artikel, berita dan sebagainya yang menerapkan gaya bahasa antonomasia dengan tujuan agar tulisan tidak terkesan monoton dan membosankan.


Simak Juga: Majas Metonimia


Contoh Majas Antonomasia

Contoh-Majas-Antonomasia

Penggunaan gaya bahasa antonomasia dapat diterapkan baik dalam percakapan informal hingga tulisan formal.

Untuk membantu Anda memahami penggunaannya, berikut adalah beberapa contohnya:

»  Tim nasional Inggris terus melaju mengalahkan tim-tim lainnya dalam laga piala dunia sepak bola tahun ini. Tim dari negara Ratu Elizabeth ini bercita-cita untuk membawa pulang piala pada laga sepakbola akbar dunia.


»  Tidak heran kalau Adbert dapat membawa pulang piala pada ajang olimpiade atletik di Athena tahun lalu. Atlet yang dijuluki si kaki panjang tersebut memang memiliki kecepatan dan ketahanan tubuh luar biasa.


»  Jangan pernah menjalin hubungan pertemanan apalagi hubungan cinta dengan si cantik berbisa itu. Hidupmu pasti akan dipermainkan olehnya.


»  Jika pekerjaannya setiap hari hanyalah diam di atas kursi besarnya, bagaimana si malas itu bisa merubah nasibnya yang menyedihkan?


»  Buah jeruk dari Pontianak, Kalimantan Barat memang dikenal sangat nyaman dan segar hingga ke penjuru negeri. Tak heran jika setiap orang yang berwisata ke tanah Khatulistiwa ini pasti akan langsung berburu jeruk lokal.


»  Banyak para turis mancanegara yang ternyata tidak mengetahui bahwa Bali merupakan salah satu wilayah di Negara Indonesia. Sehingga lebih banyak turis yang mengenal Pulau Dewata ketimbang Indonesia itu sendiri.


»  Si tamak itu dipastikan tidak akan pernah tenang seumur hidupnya. Ia terus menerus mengambil sesuatu yang bukanlah haknya.


»  Banyak mahasiswa Indonesia yang bercita – cita untuk dapat melanjutkan kuliah ke Jepang. Pasalnya negeri matahari terbit ini memang dikenal dengan riset sains dan teknologinya yang sangat maju.


»  Sejak kapan si gemuk itu jadi sekurus ini? Terakhir kali kulihat, ia masih saja makan hingga dua piring nasi setiap istirahat.


»  Berhati-hatilah kamu jika memiliki tetangga seperti si penghasut itu. Terakhir kali kudengar, ia bahkan berhasil membuat pasangan suami istri bertengkar hingga bercerai.


»  Sangat wajar apabila seorang Rasya ditunjuk menjadi perwakilan dari SMA Negeri 1 Surabaya. Pasalnya si cerdas itu memang sangat pintar tidak hanya » akademik namun dalam mengemukakan pendapatnya di muka umum.


»  Adikku memiliki hewan peliharaan baru yakni kelinci putih yang ia beri nama Cherry. Si putih manis itu selalu bermain di halaman belakang rumah saat kandangnya dibuka.


»  Tidak akan ada lagi yang berani macam-macam dengan kita semenjak si berotot itu bergabung dalam tim kita.


Simak Juga: Majas Anafora


Penggunaan majas antonomasia lebih sering digunakan untuk menggantikan identitas dari suatu subjek.

Kadangkala gaya bahasa antonomasia dimanfaatkan sebagai semacam pelabelan untuk menyebut seseorang yang hanya diketahui oleh mereka yang memberi label. Anda bisa menggunakan karakteristik fisik, sifat, hingga keunggulan atau kekurangan seseorang dalam gaya bahasa antonomasia.


Riski M.pd Seorang lulusan magister pendidikan dari salah satu universitas negeri terbaik di yogyakarta, yang gemar berbagi melalui tulisannya, baik tentang pendidikan, ekonomi maupun teknologi.

Majas Paradoks

Riski M.pd
3 min read

Contoh Cerpen

Riski M.pd
9 min read

Contoh Artikel

Riski M.pd
8 min read

Contoh Slogan

Riski M.pd
3 min read

Contoh Teks Eksposisi

Riski M.pd
7 min read

Pengertian Akomodasi

Riski M.pd
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *