Riski M.pd Seorang lulusan magister pendidikan dari salah satu universitas negeri terbaik di yogyakarta, yang gemar berbagi melalui tulisannya, baik tentang pendidikan, ekonomi maupun teknologi.

Macam-Macam Norma Dan Pengertian

3 min read

Sebagai makhluk individu sekaligus makhluk sosial, manusia akan selalu terikat dengan norma.

Norma dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat yang bermanfaat untuk mewujudkan sikap disiplin dan menciptakan hubungan yang harmonis antar individu di suatu kelompok masyarakat.

Lalu, apa saja macam-macam norma dan bagaimana penerapannya di dalam kehidupan sehari-hari? Silahkan simak ulasan detailnya dibawah ini.

Pengertian Norma

Pengertian-Norma

Secara etimologis, istilah norma berasal dari bahasa Latin yaitu norma-ae yang berarti pola, pedoman, standar, ukuran, aturan, dan kebiasaan.

Sementara itu, di dalam bahasa Belanda yaitu “norm” memiliki arti patokan, pedoman, kaidah, atau pokok.

Dengan begitu, dapat disimpulkan pengertian norma yaitu sebuah patokan yang berguna untuk mengukur atau menilai suatu tindakan atau perbuatan manusia.

Norma juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya perselisihan antar individu di dalam lingkungan masyarakat. Jika seseorang melanggar norma, maka akan ada sanksi yang diterima.

Dengan begitu, kehidupan di lingkungan masyarakat akan lebih teratur, tertib, dan tercipta kedamaian.

Macam-Macam Norma dan Contohnya

Macam-Macam-Norma-dan-Contohnya

Setelah memahami pengertian norma, Anda juga harus mengetahui apa saja macam-macam norma.

Berikut ini beberapa macam norma yang berlaku di lingkungan masyarakat beserta contoh perilakunya.

1.  Norma Kesopanan dan Contohnya

Norma kesopanan merupakan peraturan yang muncul dari hubungan antar individu yang didasarkan pada kebiasaan dan kepantasan yang berlaku di dalam masyarakat.

Norma ini bersumber dari budaya dan adat istiadat, sehingga bersifat relatif, khas, dan bisa saja berbeda-beda dengan lingkungan masyarakat lainnya.

Bagi seseorang yang melanggar norma kesopanan akan mendapatkan sanksi yang sifatnya tidak terlalu tegas berupa teguran, celaan, atau ejekan untuk memberikan efek jera dan rasa malu, sehingga pelanggar tidak akan mengulang perbuatannya,

Berikut ini beberapa contoh perilaku yang sesuai dengan norma kesopanan.

  • Kebiasaan untuk menyapa dengan ramah dan memberikan salam kepada orang lain.
  • Selalu bertutur kata yang sopan, baik, dan tidak kasar.
  • Selalu berpamitan dan menjabat tangan orang tua sebelum berangkat sekolah.
  • Tidak membuang ludah dan sampah di sembarangan tempat yang dapat mengotori lingkungan.

2.  Norma Kesusilaan dan Contohnya

Norma kesusilaan merupakan peraturan atau pedoman hidup yang didasarkan pada sanubari dan hati nurani manusia mengenai baik buruknya suatu perilaku atau tindakan.

Dengan adanya norma ini, seseorang akan selalu berusaha untuk berbuat kebaikan.

Bagi para pelanggar norma kesusilaan juga akan mendapatkan sanksi yang sifatnya tidak tegas berupa rasa malu, penyesalan, dan rasa bersalah atas pelanggaran yang dilakukannya.

Contoh tindakan atau sikap yang sesuai dengan norma kesusilaan antara lain:

  • Harus selalu bersikap adil dan tidak boleh pilih kasih.
  • Tidak boleh menyakiti orang lain, baik melalui perbuatan maupun perkataan.
  • Membiasakan diri untuk selalu meminta maaf jika melakukan kesalahan.

3.  Norma Hukum dan Contohnya

Pengertian norma hukum yaitu segala peraturan yang dibuat oleh lembaga tertentu yang memiliki kewenangan untuk mengatur kehidupan dan perilaku dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Norma ini bersumber dari yurisprudensi dan perundang-undangan yang berlaku dan bersifat tegas, mengikat, serta memaksa semua orang untuk mematuhinya.

Norma hukum memiliki fungsi yaitu sebagai pelengkap dan mengatur berbagai hal yang tidak ada pada norma lainnya.

Sanksi yang dikenakan untuk norma hukum juga lebih berat dibandingkan norma lainnya, yaitu berupa denda, hukuman penjara, bahkan hukuman mati.

Contoh sikap yang sesuai dengan norma hukum antara lain:

  • Kewajiban untuk membayar pajak, iuran, atau retribusi.
  • Setiap pengguna jalan dan pengemudi kendaraan bermotor wajib mematuhi peraturan lalu lintas.
  • Tidak boleh melakukan tindak pencurian dan perampokan yang bisa merugikan orang lain.
  • Tidak boleh melakukan tindak kekerasan, penganiayaan, atau pembunuhan.

4. Norma Agama dan Contohnya

Norma agama merupakan norma yang menjadi pegangan dan pedoman hidup setiap manusia yang bersifat pasti dan mutlak (tidak dapat dikurangi atau ditambah).

Norma agama juga digunakan sebagai alat untuk mengatur tata cara peribadatan dan hubungan individu dengan sesamanya.

Sanksi yang diberikan untuk para pelanggar norma agama berupa hukuman akhirat. Setiap manusia yang melanggar norma agama tidak akan mendapatkan sanksinya secara langsung, namun akan diterima saat ia meninggal dunia.

Contoh perilaku yang sesuai dengan norma agama antara lain:

  • Rajin beribadah dan melaksanakan perintah yang tertulis di dalam kitab suci masing-masing agama.
  • Tidak boleh melakukan tindak asusila atau perzinahan.
  • Selalu berkata jujur dan berbuat kebaikan terhadap sesama.

5.  Norma Kebiasaan dan Contohnya

Norma kebiasaan merupakan aturan sosial yang terbentuk, baik secara sadar maupun tidak sadar yang dilakukan secara terus-menerus hingga menjadi sebuah kebiasaan.

Bagi pelanggar norma ini, sanksi yang diberikan berupa teguran, ejekan, kritik, atau dikucilkan oleh masyarakat di sekitar lingkungan tersebut.

Contoh perilaku dan tindakan yang sesuai dengan norma kebiasaan antara lain:

  • Menjaga kebersihan tubuh dengan mandi setiap hari dan rutin menggosok gigi.
  • Menutup mulut dengan tangan saat menguap.
  • Membiasakan diri untuk berdoa terlebih dahulu sebelum beraktivitas.

Fungsi Norma

Fungsi-Norma

✓   Menjadi dasar dan pedoman untuk mencapai tujuan tertentu.

✓   Mengatur perilaku dan tindakan sesuai dengan nilai yang berlaku di masyarakat.

✓   Mewujudkan ketertiban, kenyamanan, kemakmuran, dan keadilan di lingkungan masyarakat.

✓   Menciptakan keselarasan hubungan antar individu di suatu kelompok masyarakat.

✓   Menjadi sumber pemberian sanksi bagi para pelanggarnya.

Tujuan Norma

Tujuan-Norma

Norma memiliki tujuan yang baik yang digunakan sebagai dasar, pedoman, dan arahan dalam menciptakan ketertiban di dalam suatu kelompok masyarakat. Dengan adanya norma, Anda bisa membedakan perbuatan mana yang benar dan yang salah.

Tujuan diterapkannya norma adalah untuk mewujudkan tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang aman dan damai.

Manfaat Norma

Manfaat-Norma

✓   Mencegah terjadinya perpecahan atau perselisihan antar anggota masyarakat.

✓   Menciptakan rasa aman dan mempererat kerukunan antar warga.

✓   Mengendalikan dan memberikan batasan untuk menghindari perilaku yang menyimpang.

✓   Menciptakan ketertiban dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pengertian norma beserta contohnya di atas akan memberikan tambahan wawasan bagi Anda betapa pentingnya penerapan norma di dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, dengan diberlakukannya norma, maka akan tercipta masyarakat yang tertib, rukun, disiplin, dan damai.


Riski M.pd Seorang lulusan magister pendidikan dari salah satu universitas negeri terbaik di yogyakarta, yang gemar berbagi melalui tulisannya, baik tentang pendidikan, ekonomi maupun teknologi.

Sejarah Bahasa Indonesia

Riski M.pd
2 min read

Macam-Macam Ideologi

Riski M.pd
3 min read

Ideologi Pancasila

Riski M.pd
3 min read

Demokrasi Pancasila

Riski M.pd
2 min read

Kebutuhan Primer

Riski M.pd
2 min read

4 Replies to “Macam-Macam Norma Dan Pengertian”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *